Cara Setan Merusak Iman

Bismillah

Janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sesunggguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu. Allah SWT berfirman:

Atinya: “Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah setan, sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu.” (QS. Al-Baqarah: 208))

Dalam ayat lain Allah SWT berfirman:

Artinya: “Sesungguhnya setan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji, dan mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui.” (QS. Al-Baqarah: 169)

Allah SWT juga berfirman:

Artinya: “Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan.” (QS. Al-Baqarah: 268)

Disebutkan dalam riwayat, bahwasanya setan yang dilaknati Allah pertama-tama datang lalu duduk di sisi kepalanya seorang hamba sambil mengatakan: “Tinggalkanlah agama ini dan ucapkanlah ada dua tuhan, sehingga kamu dapat selamat dari sakit yanng sangat ini.”

Jika kiranya ada hal yang seperti itu, maka sangat mengkhawatirkan sekali dan menjadikanketakutan yang sangat besar. Oleh karena itu hendaklah kita menangis dan bertadharu’ dan sujud melakukan shalat, sehingga kita dapat sellamat dari adzab Allah. Ditanyakan kepada Imam Abu Hanifah, dosa yang mana yang lebih di takuti karena rusaknnya iman? Beliau menjawab: “Yaitu syukur atas iman dan meninggalkan takut di akhir hayat serta menganiaya para hamba.” Sebab bagi siapa yang dalam hatinya ketempatan tiga perkara itu, biasanya ia keluar dari dunia dalam keadaan kafir, keculai bagi orang yang memperoleh keuntungan dan kebahagiaan.

Disebutkan, bahwa sehebat-hebatnya adalah dalam keadaan yang sangat dahaga dan hatinya serasa terbakar. Pada kesempatan itulah setan berusaha melepaskan imannya orng mukmin, karena ia sangat merasakan letih dan dahaga disaat seperti itu. Maka setan mendatangi disekkitar kepalanya seorang mukmin, sambil membawa semangkuk air yang kental. lalu setan menggerakkan air semangkuk itu kepadanya. Seorang mukmin itu berkata: “Berikanlah air itu kepadaku.” Ia tidak tahu bahwasanya ia adalah setan. Maka setan berkata: “Katakanlah, tidak ada seorang yang berbuat di alam ini sehingga aku memberikan kepadamu.” Akan tetapi bagi orang yang berunntung tntu tidak menjawabnya.

kemudian setan mendatangi disekitar kedua telapak kakinya mukmin sambil menggerakkan mangkuk kepadanya. Maka berkatalah mukmin: “Berikanlah air itu kepadaku.” Lalu setan mengatakan: “Katakanlah, bahwasanya Rasulullah dusta, sehingga air ini kuberikan paamu.” Adapun bagi orang yang celaka spontan menyahutnya dari ucapan setan itu. Sebab ia tidak sabar karena sangat dahaga. Maka ia keluar dari dunia dalam keadaan kafir. Na’udzubillah

Adapun bagi orang yang memperoleh kebahagiaan tetap menolak perkataan setan itu, sambil berpikir siapa sebenarnya yang berada dimukanya itu.

Hal ini sebagaimana pernah diriwayatkan, bahwa Abu Zakaria Az Zahid sewaktu kedatangan maut. Saat itu ada temannya yang menjenguk kepadanya, padahal ia dalam keadaan sakaratul maut. Temannya itu lalu menuntunnya dengan bacaan Kalimat Thayyibat:

“LAA ILLAAHA ILLALLAAH MUHAMMADUR RASULULLAH = tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah.”

Tetapi sayang, bahwa Abu Zakaria memalingkan mukanya dan tidak menyahutnya. Maka temannya mengatakan yang kedua kalinya, ia tetap memalingkannya. Sampai yang ketiga kalinya, maka berkatalah Abu Zakaria: “Aku tidak akan mengucapkannya.” Maka menjadi bingunlah temannya itu. Akan tetapi setelah Abu Zakaria sadar dan menjadi sehat kembali setelah ada satu jam dan betul-betul sadar, lalu ia membuka kedua matanya sambil bertanya kepada semua teman-temannya: “Apakah kamu sekalian berkata sesuatu kepadaku?”

Mereka menjawab: “Ya, akan tetapi engkau memalingkan kepada kami sampai tiga kali dari Kalimat Thayyibat. Yang dua engkau berpaling dan yang satu kali engkau mengatakan: “Aku tidak akan mengucapkannya.”

Kemudian Abu Zakaria menceritakan: Iblis mendatangi aku sambil membawa semangkuk air yang diletakkan di sebelah kananku. Sambil menggerakkanmangkuk, ia berkata kepadaku; “Apakah engkau membutuhkan air.” Maka aku jawab: “Ya memang…” Lalu iblis berkata lagi: “Katakanlah bahwa Isa anak Allah.” Maka aku berpaling daripadanya.

Kemudian ia mendatangi aku didekat kakiku sambil berkata kepadaku seperti tadi, sampai tiga kali. Adapun yang ketiga kalinya ia mengatakan: “Katakanlah, tidak ada Tuhan.” Aku lalu menjawab: “Aku tidak akan mengucapkannya.” Iblis itu spontan membanting mangkuk di atas bumi, dan ia mengambilnya lagi lalu ia lari. Adapun aku tetap menolak ajakan iblis itu, sambil kuberkata: “Aku tidak akan mengikuti kalian semua.” Aku terus membaca:

“Aku bersaksi tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba Allah dan utusan-Nya.”

Dari riwayat tersebut, diriwayatkan pula dari Manshur bin ‘Ammar, katanya: “Jika kematian seorang hamba sudah dekat, maka hal ikhwalnya dibagi dalam lima hal, yaitu:

1. harta bendanya untuk ahli waris.
2. Nyawanya bagi malaikat maut.
3. Dagingnya untuk sindat.
4. Tulangnya untuk debu, dan
5. Segala kebaikkannya buat para musuh.

Adapun setan bermaksud akan merusak imannya seorang hamba. Kemudian Mashur berkata: “Seumpamanya ahli warisnya memilih harta dengan adil, itu memang wajar. Jika malaikat maut memilih nyawa, itu memang wajar. Jika sindat memilih daging, itu juga wajar. Begitu pula seumpama musuhnya memilih kebaikannya, itupun wajar. Cuma jangan sekali-kali dipilih atau dihilangkan imannya dikala mati. Sebab hilangnya iman berarti berpisah dari agama.”

Adapun pisahnya ruh dari tubuh adalah lain dengan pisahnya Tuhan, Sebab berpisahnya ruh itu bagi seseorang tak akan mengetahui sesudahnya. Maka alangkah meruginya bila pisahnya iman.

Sumber: Judul buku, Berita Ghaib dan Alam Akhirat
Penyusun: M Ali Chasan Umar

About Iwan Lemabang
aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa. LEMABANG 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: