Berlomba Kepada Ampunan dan Karunia Allah.

Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:

“Dan bersegaralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa.” (QS. Ali Imran: 133)

Dalam firman-Nya yang lain disebutkan:

“Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampunan kepaa Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An-Nisa’: 110)

Dua ayat di atas merupakan bukti bahwa dalam perjalanan hidupnya seorang hamba tidak jarang melakukan kesalahan dan dosa, juga merupakan penegas bahwa bagi mereka yang emohon ampun dari segala perbuatan jahat dan aniaya, kemudian ia merubah dengan perbuatan terpuji menurut tuntunan Allah, maka Allah pun akan memaaffkan serta menyediakan kehidupan bahagia di hari akhirat. Terbukanya pintu ampunan dan tersedianya kehidupan yang menyenangkan kelak diakhirat bagi mereka yang beramal kebajikan dan beribadah hendaknya mendorong kita semua untuk ikut serta berpacu dan berlomba dalam berbuat kebajikan dan beribadah.

Untuk itu kita hendaknya menanyakan kepada diri sendiri, sampai dimanakah amal-amal yang pernah kita lakukan? Sudahkah kita berbuat baik untuk diri kita sendiri dan masyarakat.

Kalau kebetulan kita hidup dalam keadaan serba kecukupan atau kaya, sudahkah kita mendermakan sebahagian harta kita kepada fakir miskin, menyantuni anak-anak yatim piatu atau membelanjakannya di jalan Allah?

Jika kita termasuk golongan orang-orang pandai (alim ulama), sudahkah kita menyampaikan kepada orang lain mesti satu ayat?

Marilah kita bantu saudara-saudara kitapara fuqara dan masakin, kita santuni anak-anak yatim piatu, kita wakafkan harta untuk pembangunan tempat-tempat ibadah dan pendidikan, dan lain sebagainya yang bermanfaat untuk kita semua. Kita hendaknya meyakini bahwa setiap kebaikan dan kebajikan adalah shadaqah, sebagaimana sabda Nabi SAW:

“Tiap-tiap kebaikan adalah shadaqah.”

Apabila kita sudah benar-benar dapat berbuat dan memberikan kebaikan serta kebajikan untuk diri kita sendiri dan masyarakat, terwujudlah suatu keadaan yang penuh ketenangan dan kebahagiaan berhiaskan cahaya iman yang memancar dari lubuk hati tiap penghuninya. Firman Allah dalam Al-Qur’an:

“……..dan di antara mereka ada (pula) yang lebih dahulu dalam berbuat kebaikan dengan izin Allah, yang demikian itu adalah karunia yang amat besar. (Bagi mereka) surga ‘Adn, mereka masuk di dalamnya, di dalamnya mereka di beri perhiasan dengan gelang-gelang dari emas dan dengan mutiara, dan pakaian mereka di dalamnya adalah sutera.” (QS. Al-Faatir: 32)

Dari ayat di atas kita dapat mengambil kesimpulan bahwa perbuatan baik, amal shaleh yang kita perbuat di dunia tidak saja memberi pengaruh dalam kehidupan dunia semata-mata, tapi akan bersambung hingga darri akhir dan merupakan jaminan kebahagiaan kelak di sana. Alangkah besarnya nikmat Allah kepada kita sekalian. Oleh sebab itu marilah kita mengadakan pertimbangan kesalahan dan dosa, kemudian bersegeralah memohon ampunan Allah dan berlomba dalam amal-amal shaleh dengan niat ikhlas menuruti tuntunan Allah dan Rasul-Nya serta mencari ridha-Nya.

Hendaknya kita selalu membersihkan diri dari segala bentuk perbuatan salah, jahat, dan dzalim dengan memohon ampun dan bertaubat serta hendaknya berusaha melewati hari-hari sepanjang usia dengan hiasan amal shaleh. Jika sudah demikian keadaan kita berarti semakinn sempurna iman dan taqwa kita kepada Allah SWT. irman Allah dalam Al-Qur’an:

“Jikalau sekiranya penduduk negeri ini beriman dan bertaqwa niscaya Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi.” (QS. Al-A’raf: 96)

Itulah janji Allah dan Allah sekali-kali tidak pernah menyalahi janji-Nya, maka berbahagialah orang-orang yangg mendapatkan janji-janji itu. Dalam ayat lain lebih tegas Allah berfirman:

“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengaerjakan amal-amal shaleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka…..” (QS. An-Nur: 55)

Dengan membaca janji-janji Allah yang akan diberikan kepada para hamba-Nya yang beriman dan beramal shaleh, maka hendaknya menjadi dorongan bagi kita untuk meningkatkan pemeliharaan terhadap iman dan taqwa, sebab tanpa pemeliharaan yang baik iman dapat berkurang, menipis dan akhirnya lenyap sama sekali. Jika sudah demikian keadaan seseorang jelaslah semua perbuatannya akan dipengaruhi oleh hawa nafsu belaka, tanpa kendali dan lebih senang berbuat pelanggaran terhadap tuntunan Allah.

Untuk mencapai suatu keadaan yag penuh rahmat, ampunan dan karunia Allah itulah, menjadi kewajiban kita untuk memberikan pengertian kepada anak keturunan dan didik kita tentang hakikat hidup manusia. Oleh sebab itu hendaknya senantiasa mengajak mereka untuk berlatih memelihara iman dengan menyadari dosa dan kesalahan kita selama ini.

Akhirnya marilah kita bersama-sama memohon ampun kepada Allah SWT agar kita dijadikan oleh-Nya menjadi golongan orang-orang yang terpelihara imannya, senantiasa taqwa, termasuk orang yang suka memohon ampunan-Nya, menjadi golongan orang-orang yang gemar berbuat kebajikan, berguna bagi keluarga dan masyarakat serta memperoleh janni-janji
allah. Amin……..

About Iwan Lemabang
aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa. LEMABANG 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: